Tuesday, April 26, 2016

Managemen Organisasi Separuh Waktu

No comments:
Assalamualaikum Wr Wb
Jangan bosen baca yaa..
Semoga bermafaat untuk saya pribadi, serta saudara/i ku semua..????????

MANAJEMEN ORGANISASI PARUH WAKTU



Oleh Maulina Nugraheni
Ketua Yayasan Neoramdhanz Indonesia

Adakah yang bisa menebak langsung, apa kiranya organisasi yang sering dijalankan dengan paruh waktu?

Yap. Apalagi kalo bukan organisasi yang kerjaannya menyeru kebaikan.

Orang bilang organisasi dakwah.

Di situlah kadang saya merasa sedih. Mengapa justru organisasi dakwah dijalankan dengan paruh waktu?

Padahal jelas-jelas Allah berfirman:
"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" (Q.S. Fushilat: 33)

Dakwah, seruan kepada Allah, adalah sebaik-baik perkataan. Masih juga dilakukan di separuh waktu, separuh waktu sisa.

Lebih sedih lagi kalo ada yang komen:

"Menyeru kan bisa kapan aja, di mana aja. Pas ngantor juga bisa sambil dakwah."

Nah!!!

Sambil--kan?

Berarti yg utama tetep aja ngantor.

Dakwah tetep aja jadi waktu-waktu sisa. Iya kalo inget. Iya kalo lagi ngga khilaf..

Jaminan Allah pasti.
Tapi iman kita masih saja compang-camping.

Janji Allah itu pasti dipenuhi
Tapi kita terlanjur banyak apologi

"Afwan saya nggak bisa kalo full time. Kerjaan saya selalu sampai sore. Nanti saya nggak amanah"

"Afwan, duh gimana ya? Bukannya gak mau nerima tawaran amanah ini. Tapi ortu lagi butuh banyak perhatian. Keluarga juga. Kayaknya belum bisa. Takut nanti kalau rapat gak bisa dateng."



Bla bla bla bla
Sakit tau nggak sih denger banyak alasan gituh.

Belum juga dijalanin.
Ampun dah alasannyaaaaaaa panjang bener.

Saat mengucapkan itu...

Di mana kiranya Sang Iman?
Dimana koar-koar kita kalo kita YAKIN akan JANJI Allah.

Tapi namanya juga manusia.
Pasti di manapun selalu ada yang jenis begitu.

Belum apa-apa sudah afwan-afwan-afwan.

Salahmu ki opo?

Tapi kalo dikasih iming-iming
"Nggak musti full time kok. Bantuin aja. Kita cukup rapat sebulan sekali aja."

Atau

"Tenang aja, rapatnya nggak di malam senin, malam selasa, malam rabu, malam kamis, malam jumat, malam sabtu, malam ahad."

Nah! Baru deh syemangats 45 menerima tawaran.
#duh

Di mana IMAN?


Ah sudahlah,
Daripada sakit mikirin beginian, mendingan ngrumusin jalan keluar. Bagaimana kiranya mengelola sebuah organisasi dakwah yang mau tak mau harus tetap hidup tapi dngan kondisi semuanya paruh waktu. Em mungkin tak paruh waktu juga sih.

Pengurus Bulan2an -- cuma semangat di awal kepengurusan dengan syarat yg alamak. Ada tak adanya ia gak ngaruh buat organisasi. Uh wow....

Pengurus Bulanan -- hadir sebulan sekali, hanya ketika ada acara aja. Selebihnya entah ke mana rimbanya.

Pengurus Harian -- saban hari mikirin organisasi. Hampir setiap detiknya mikir organisasi. Sampe-sampe mau nggak mau ngerjain dari A sampe Z. Organisasi telah memanggil cintanya. Dan cinta telah merenggut apa-apa yg dimilikinya. Pikiran, waktu, tenaga, harta, jiwa, semuanya!!!

Itu dulu untuk part pertama.
Penyamaan persepsi tentang organisasi paruh waktu tuh kayak apa yang dinaksud beserta jenis-jenis pengurusnya.

Sekali lagi, karena saya gemes luar biasa.

Di mana IMAN kita ketika seruan dakwah hadir di depan mata kita, tapi kita masih punya SATU JUTA ALASAN untuk menolaknya?


Itu baru seruan dakwah. Masih level amar ma'ruf.

Bagaimana jika yang hadir SERUAN JIHAD?

Jihad melawan kebathilan, kekafiran?

"Akan kuatkah kaki yg melangkah
Bila disapa duri yang menanti
Akan kaburkah mata yang menatap
Pada debu yang pasti kan hinggap

Sekeping hati dibawa berlari
Jauh melalui jalanan sepi
Jalan kebenaran indah terbentang di depan matamu para pejuang

Berharap senang dalam berjuang
Bagai merindu rembulan di tengah siang
Jalannya tak seindah sentuhan mata
Pangkalnya jauh ujungnya belum tiba"

Bergerak atau MATI!!!


Saturday, April 23, 2016

Ternyata Rohis Sejalan Dengan Kurikulum 2013, Keren!

No comments:
            


            Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh peserta didik diluar jam belajar kurikulum standar. Ekstrakurikuler dilakukan sebagai perluasan dari kegiatan kurikulum dibawah bimbingan sekolah dengan tujuan untuk mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuan peserta didik yang lebih luas atau diluar minat yang dikembangkan oleh kurikulum. Kegiatan ekstrakurikuler ini dilakukan untuk melengkapi kegiatan belajar peserta didik.

            Rohis kepanjangan dari Rohani Islam sebagai sub seksi dalam struktur kepengurusan OSIS merupakan wahana (media) kegiatan keagamaan peserta didik yang beragama Islam. Namun sejalan dengan perkembangannya, Rohis mampu berdiri sendiri tanpa naungan dari OSIS. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ekstrakurikuler Rohis merupakan kegiatan yang menghimpun peserta didik yang beragama Islam dalam rangka pembentukan karakter siswa menjadi lebih memahami prinsip dirinya, sehingga menjadi peserta didik yang dibekali dengan pengetahuan agama. Jadi ketika sudah menyelesaikan pendidikanya di tingkat SMA, mereka sudah mencerminkan akhlak dan budi pekerti yang baik.

            Selanjutnya, apa hubungannya dengan kurikulum 2013? Sebelum mencermati hubungannya mari kita lihat sejenak kurikulum 2013 ini. Kurikulum 2013 dibangun dan diberlakukan untuk merubah mindset peserta didik dalam berfikir serta membangun pola pikirnya sesuai fakta ilmiah dengan menitiberatkan pada pembentukan karakter peserta didik. Dimana Ia harus mampu memahami (knowing), terampil melaksanakan (doing), dan mengamalkan (being). Dalam penilaian kurikulum 2013, terdapat penilaian pengetahuan,  keterampilan, sikap (observasi, diri sendiri, antar teman, dan jurnal). Bila dicermati semua penilaian itu bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Mengapa demikian? Karena output tersebut menyatakan hasil dari sebuah pembelajaran.

            Mengingat kurikulum 2013 yang dibentuk sedemikian rupa untuk mengatasi dan mengembalikan dekadensi moral bangsa ini, lembaga pendidikan (sekolah) menjadi sasaran utama, karena dinilai tepat sebagai awal pembentukan karakter peserta didik. Materi yang dimuat dalam kurikulum 2013 ini tidak akan mampu mencapai tujuan pembelajaran ini tanpa didukung oleh semua lini. Meskipun seorang pendidik profesional, sarana dan prasarana yang sangat memadai, tapi kalau tidak menanamkan karakter, akan menghasilkan output yang tidak sesuai dengan harapan. Artinya materi yang diterima hanya bersifat pengetahuan (kognitif), tanpa ada pengamalan.

            Sedangkan kegiatan Rohis bermuatan apa yang diinginkan oleh Kurikulum 2013. Beberapa kegiatan Rohis yang dimaksud yaitu  mentoring (kajian praktis tentang kehidupan manusia), TBTQ (Tuntas Baca Tulis Al-Qur’an), Shalat Zhuhur berjama’ah, Piket membersihkan Mushalla, Mabit (Malam bina iman dan taqwa), PaRam (Paket Ramadhan),Rihlah, dan kegiatan Rohis Lainnya. Seluruh kegiatan tersebut bermuatan pembentukan karakter.

            Pembentukan karakter bukan semata-mata sebagai pelaksanaan kegiatan, tetapi bagaimana kegiatan tersebut menjadi sebuah pengalaman belajar sehingga tertanam mindset yang religius. Sebagai upaya agar penyelenggaraan program ekstrakurikuler berjalan efektif dan efisien sesuai harapan, harus dikelola secara terintegrasi dan berkesinambungan dengan kegiatan intrakurikuler Pendidikan Agama Islam yang ada di sekolah. Karena Rohis merupakan integrasi dengan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.  Mata pelajaran ini hanya tiga jam perminggu, maka tidak akan mampu mendalami materi tersebut.
           
            Kegiatan Rohis sangat memberikan kontribusi positif terhadap mindset peserta didik, namun kesadaran untuk bergabung dengan Rohis masih sangat rendah dibandingkan dengan persentase peserta didik yang beragama Islam. Karena bagi peserta didik yang bergabung dengan Rohis tidak ada istilah paksaan, jadi setiap yang ingin menjadi anggota Rohis memang merupakan hati nurani.

            Demikian pentingnya mengatasi kemerosotan moral bangsa ini, sehingga semua lini harus memikirkan, baik itu pemerintah, kalangan pendidik, permerhati pendidikan, masyarakat, lingkungan dan yang sangat berperan penting adalah orangtua. Orangtua memiliki waktu yang lebih banyak bersama dengan anaknya, sehingga pengaruh-pengaruh yang datang dari orangtua bisa dijadikan sebagai tameng dalam pendidikan.
Sebagai close statement bahwa Rohis sangat terintegrasi dengan Kurikulum 2013 dalam pembentukan karakter, namun sangat diperlukan perhatian pemerintah terutama Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Nasional untuk menjadikan program unggulan berinovasi, terintegrasi dan berbudaya Islami.


Friday, April 22, 2016

Kisah Nabi Khidr As Menjadi Budak

No comments:
Assalamualaikum Wr Wb.

            Kali ini SKI akan menceritakan sebuah kisah yang sangat menarik, yaitu kisah tentang Nabi Khidr AS menjadi budak. Langsung saja, dibawah ini ceritanya.



            Suatu ketika Nabi Khidr As berjalan di pasar dan bertemu dengan seorang budak mukatab. Melihat penampilannya yang saleh, walau tidak mengenalnya sebagai Nabi Khidr, budak itu berkata, “Bersedekahlah padaku, semoga Allah memberkahi engkau!!”
Tanpa memperkenalkan diri atau membuka identitas dirinya, Nabi Khidr berkata, “Aku percaya bahwa apa yang dikehendaki Allah pasti akan terjadi, tetapi aku tidak memiliki sesuatu apapun yang bisa kuberikan kepadamu!!”

            Sang budak berkata, “Aku meminta kepadamu bi-wajhillah, bersedekalah kepadaku, karena aku melihat wajahmu sebagai orang yang baik (saleh), karena itu aku mengharap berkah darimu!!”
           
            Beliau berkata, “Aku beriman kepada Allah, tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang bisa kuberikan kepadamu, kecuali jika engkau ingin menjual diriku sebagai budak!!”
Budak itu terpana memandang Nabi Khidr seolah tidak percaya, dirinya sendiri sebagai budak, bagaimana mungkin bisa menjual orang merdeka sebagai budak? Kemudian ia berkata, “Apakah hal itu boleh dilakukan??”

            Beliau berkata, “Engkau telah meminta kepadaku dengan atas nama Allah Yang Maha Agung, dan aku tidak bisa mengecewakan engkau demi Wajah Tuhanku. Juallah aku, dan pergunakanlah hasilnya untuk memenuhi kebutuhanmu!!”

            Budak tersebut adalah budak mukatab, atau disebut juga budak kitabah, yakni yang dijanjikan oleh tuannya untuk dimerdekakan jika bisa membayar harganya walau dengan mengangsur. Ia juga tidak dibebani pekerjaan tuannya, dan bebas berusaha untuk memperoleh uang penebusan dirinya.

            Mendengar penuturan Nabi Khidr tersebut sang budak sangat gembira. Ia segera membawa beliau ke tempat penjualan budak, dan terjual seharga empatratus dirham, cukup untuk membayar pembebasan dirinya. Tinggallah Nabi Khidr bersama ‘tuannya’ yang membelinya, tetapi selama beberapa hari lamanya beliau tidak diperintahkan apa-apa.
           
            Tampaknya orang yang membeli beliau itu orang yang baik, ia tidak tega ‘membebani’ beliau dengan pekerjaan karena beliau kelihatan sangat lemah dan berusai sangat tua.

            Nabi Khidr merasa tidak enak karena orang itu telah membayar mahal tetapi tidak memperoleh manfaat apa-apa dari dirinya. Suatu ketika tuannya itu akan pergi untuk suatu keperluan, beliau berkata, “Anda telah membeli diriku sebagai budak, maka perintahkanlah pada diriku untuk mengerjakan sesuatu!!”

            Orang itu, yang juga tidak mengetahui kalau budak yang dibelinya adalah Nabi Khidr, berkata, “Aku khawatir akan memberatkan dirimu, engkau tampak telah sangat tua dan lemah!!”
Beliau berkata, “Tidak ada sesuatu yang memberatkan diriku!!”
“Baiklah kalau engkau memaksa, “Kata orang itu, “Pindahkanlah batu-batu di halaman ini ke belakang!!”

            Di halaman rumah orang itu memang banyak berserak batu-batu yang cukup besar, yang membutuhkan beberapa hari untuk dipindahkan ke belakang rumahnya. Jika dipindahkan dalam satu hari, membutuhkan setidaknya enam orang yang cukup kuat dan kekar. Belum setengah hari, orang itu telah kembali ke rumah dan batu-batu itu telah dipindahkan semuanya ke belakang. Orang itu berkata kepada Nabi Khidr, “Baik sekali pekerjaanmu, sungguh engkau mempunyai kekuatan yang tidak kusangka-sangka!!”
Suatu ketika orang itu memanggil Nabi Khidr dan berkata, “Aku akan pergi beberapa hari lamanya, jagalah keluargaku dengan baik!!”

            Beliau berkata, “Baiklah, tetapi perintahkanlah pula aku mengerjakan sesuatu!!”
Orang itu berkata, “Aku khawatir akan memberatkan dirimu!!”
Beliau berkata lagi, “Tidak ada sesuatu yang akan memberatkan diriku!!”
Orang itu terdiam sejenak, ia sungguh tidak tega memberi beban pekerjaan kepada orang yang telah tampak sangat tua tersebut, tetapi karena memaksa, ia berkata, “Jika demikian, buatlah batu bata, aku akan membuat rumah setelah pulang dari perjalanan ini!!”

            Tentu saja pekerjaan yang amat mudah bagi Nabi Khidr, bahkan lebih dari itupun beliau bisa melakukannya, karena beliau memang dikarunia Allah berbagai macam karamah. Beberapa hari berlalu, orang itu pulang kembali tetapi ia tidak menemukan tumpukan batu bata, sebaliknya ia melihat suatu rumah cukup megah, sesuai dengan yang direncanakannya, pada tempat yang disiapkannya. Ia tidak mengerti, padahal ia tidak pernah menceritakan gambaran rumah yang ingin dibangunnya kepada siapapun.

            Orang itu segera menemui Nabi Khidr di tempatnya, dan berkata, “Aku akan bertanya kepadamu bi-wajhillah, siapakah sebenarnya engkau ini!!”
Nabi Khidr berkata, “Engkau telah bertanya kepadaku dengan kata bi-wajhillah, dan kata bi-wajhillah itulah yang menjadikan aku sebagai budak. Aku sesungguhnya Khidr yang namanya telah sering engkau dengar ……!!”

            Kemudian Nabi Khidr menceritakan peristiwa yang beliau alami sehingga menjadi budak, dan beliau menutup ceritanya dengan berkata, “Barang siapa yang diminta dengan perkataan bi-wajhillah, lalu menolak permintaan orang itu padahal ia mampu memberi, maka pada hari kiamat ia akan datang dengan jasad tanpa daging, dan nafasnya akan terengah-engah tanpa henti!!”

            Perasaan orang itu bercampur baur antara senang, takut, haru, khawatir, dan berbagai perasaan lainnya. Siapakah orang saleh di masa itu yang tidak ingin bertemu dengan Nabi Khidr? Siapapun pasti menginginkannya, dan tanpa menyadarinya ia telah tinggal bersama beliau selama berhari-hari. Ia berkata, “Aku beriman kepada Allah, dan aku telah menyusahkan dirimu, wahai Nabiyallah, andaikata aku tahu tidak perlu terjadi peristiwa seperti ini!!”

            Nabi Khidr berkata, “Tidak mengapa, engkau adalah orang yang baik!!”
Orang itu berkata, “Wahai Nabiyallah, silahkanlah engkau mengatur rumah dan keluargaku sesuka engkau, atau bila ingin bebas dari perbudakan ini, aku akan memerdekakan!!”
Nabi Khidr berkata, “Aku ingin engkau memerdekakan aku, agar aku bisa bebas beribadah kepada Allah!!”


Maka orang itu memerdekakan beliau tanpa syarat apapun, dan Nabi Khidr berkata, “Maha Terpuji Engkau, ya Allah, yang telah mengikat aku dalam perbudakan, kemudian menyelamatkan aku darinya. Ya Allah, semoga Engkau menjadikan kami sebagai orang-orang yang berakhlak baik dan membantu saudara-saudara kami lainnya mencapai surga.”

http://feeds.feedburner.com/~r/1001KisahIslami/~4/KgLMGndvCBU Wassalamualaikum Wr Wb


Tuesday, April 5, 2016

Persiapkan Kelas Kalian Untuk Acara Laskar Nanti!

2 comments:
            Assalamualaikum Wr Wb




            SKI punya kabar gembira nih untuk kalian semua, Siswa-siswi muslim SMA N 1 Karanganom. Karena SKI akan mengadakan acara yang BESAR. Dan tentunya SERU buat kalian semua. Memangnya apa sih acaranya? Penasaran kan? kegiatan SKI ini namanya LASKAR. Udah tau belum LASKAR itu?
            LASKAR yaitu “Lomba Anak Sholeh SMA N 1 Karanganom”. Sebenarnya lomba ini selalu diadakan tiap tahun oleh SKI. Nah biasanya lomba ini diadakan setelah ujian akhir semester genap atau UASGn. Setipa kelas memberikan perwakilannya ya untuk setiap lomba! Karena kalau ada kelas yang tidak memberikan perwakilannya, nanti ada DENDA yang berat. Nah lho, daripada kena denda mending ikutan lomba aja. Hitung-hitung buat pengalaman. Apalagi lomba ini gratis tis. Tidak dipungut biaya apapun.
            Memangnya lombanya apa aja sih? Nah untuk lombanya, menyusul ya. Nanti akan diberitahukan oleh SKI, lewat BLOG SKI ini juga. Makanya tunggu terus informasinya mengenai lomba LASKAR ini.
            Bagi yang sudah pernah mengikuti lomba LASKAR tahun lalu, pasti tahu kan bagaimana acaranya, bagaimana lombanya, keseruanya dan lain-lain. Pasti seru kan? Nah untuk tahun ini rencananya SKI akan membuat acara laskar lebih besar dan meriah dan tentunya lebih seru. SKI akan membuat beda acara LASKAR tahun ini.
            Selain itu hadiahnya juga menarik lho sobat. Banyak hadiah yang akan diperebutkan. Apalagi nanti juga ada PIALA BERGILIR. Nah gimana, mantap kan? karena itu besok hadir ya di acara LASKAR, dan juga kalau bisa ikutan lombanya sobat. Lumayan nambah-nambah pengalaman?
            Mungkin itu dulu ya informasi dari SKI mengenai LASKAR. Informasi mengenai lomba, persyaratan, konsekuensi dan lain-lain akan ski beritahukan lain waktu. Dan jangan lupa ikuti SOSMED SKI :
IG SKI : ski_smansakar,
like fanspage : SKI smansakar fp
add facebook : ski smansakar
ikut saluran bbm : ski”syiar kegiatan islam” smansakar(rohis smansakar)
dan juga twitter ski : @ski_smansakar

Wassalamualaikum Wr Wb

Friday, April 1, 2016

SENSASI (Sensus dan Seleksi Anggota SKI)

No comments:
Assalamualaikum wr wb


            Alhamdulillah kemarin pada tanggal 20 Februari 2016 SKI telah mengadakan suatu kegiatan yaitu SENSASI atau (sensus dan seleksi anggota SKI). Anggota SKI antusias mengikuti kegiatan ini dengan serius. Kegiatan ini merupakan follow up dari kegiatan sory kemarin. Nah kegiatan ini sangat penting, sebab SKI ingin mencari kualitas anggota-anggotanya. Memangnya kegiatannya bagaimana sih? Nah disini SKI akan menjelaskan kegiatan dari SENSASI ini.

            Oke kita mulai dari penjelasan dari kegiatan ini. SENSASI adalah Sensus dan Seleksi Anggota SKI. Jadi kegiatan ini dilaksanakan untuk mendata sekaligus untuk menyeleksi anggota SKI yang memang benar-benar ikut menjadi anggota SKI. Bukan hanya sekedar numpang jeneng. SENSASI ini merupakan Proker dari Sie Bidang Kaderisasi. Jadi yang menyelenggarakan kegiatan ini adalah Sie Bidang kaderisasi.

            Peserta dari kegiatan ini adalah semua anggota SKI kelas 10 serta kelas 11 yang baru. Jadi yang menjadi Panitia dari kegiatan ini adalah semua PH inti, Kabid dan DPS atau Dewan Pertimbangan SKI. Sedangkan untuk anggota SKI yang lain menjadi anggota.

            Lalu kita lanjut dengan kegiatannya ya. Kegiatan ini dimulai pada jam 07.00 dan berakhir pada jam 13.00 WIB. Acaranya meliputi Regristrasi, Brifing dari ketua SKI dan ketua Bidang Kaderisasi. Lalu dilanjutkan acara inti, istirahat sholat makan. Lalu penutup.
            Di acara inti semua peserta akan memasuki 10 Pos yang berbeda. 10 Pos tersebut adalah Pos Ketua, Pos DPS, Pos Bendahara, Pos Sekretaris, Pos Sie Kaderisasi, Pos Sie Informasi dan Komunikasi, Pos Sie Perpustakaan, Pos Sie Syiar, Pos Sie Kamus, dan yang terakhir adalah Pos Nisa’.

            Semua pos akan di handle oleh pengurus dari pos tersebut. Kalau pos ketua maka yang handle adalah ketua, kalau sekretaris juga sekretaris. Kalau di sie bidang maka yang handle adalah kabid dan wakabid. Dan di DPS  adalah alumni SKI kelas 12.

            Disana peserta akan diwawancari oleh panitia dengan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan nama posnya. Misalkan pos ketua maka akan ditanyai mengenai seorang pemimpin. Semua peserta harus menjawab semua pertanyaan dengan benar dan mantap, karena jika tidak benar dan mantap maka kemungkinan peserta tersebut akan mendapat nilai yang kurang memuaskan.

            Setelah selesai memasuki pos maka peserta akan diberi tanda tangan oleh panitia yang mewawancarai. Beberapa hal yang dinilai adalah dari segi keterampilan, komunikasi, lalu kepercayaan diri, penyampaian, dan lain lain.

            Peserta diharapkan akan lolos dari seleksi agar dapat bertahan menjadi anggota SKI. Karena itulah keseriusan dalam kegiatan ini diharapkan. Bagi peserta yang ijin tidak mengikuti kegiatan, bisa mengikuti SENSASI gelombang kedua. Dan bagi yang alfa maka SKI akan langsung mengeluarkannya, karena tidak ada keterangan apapun. Nah bagi yang belum lolos seleksi, bisa mengikuti SENSASI tahun depan.

            Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencari kualitas anggota SKI. Selain itu juga untuk menyambung tali silaturrahmi antar sesama anggota SKI dan juga kepada alumni. Untuk menguji mental anggota SKI. Dan masih banyak lagi manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini.
            Demikian review dan penjelasan dari kegiatan SENSASI ini. semoga SKI dapat mecetak generasi yang tangguh, berkarakter, bertanggung jawab, dan berkualitas tentunya.
Wassalamualaikum wr wb

 
back to top