Assalamualaikum wr wb
Alhamdulillah, kita bisa bertemu lagi di blog
kecil milik SKI ini. bagaimana nih kabar antum semua? Nah disini SKI akan berbagi
cerita yang menarik nih. Tentang pemuda tukang judi yang menjadi ulama besar. Bagaimana
ceritanya? Yuk langsung aja ke ceritanya.
Di usia remajanya, pemuda ini biasa dipanggil
dengan sebutan Bakri oleh keluarga dan orang-orang sekitarnya. Sebagaimana
umumnya remaja pedesaan, Bakri terpengaruh oleh rekan-rekan sepermainannya yang
memiliki kebiasaan begadang sembari nongkrong di jalan ditemani segelas kopi
dan sebatang rokok.
Lantaran khawatir, pihak keluarga menasihati si
Bakri. Apalagi, selain merokok, remaja sekitar juga sering berjudi. Lambat
laun, kekhawatiran keluarga terbukti. Bakri resmi menjadi seorang perokok berat
sekaligus tukang judi.
Ayah dan ibunya sering memberikan nasihat, tapi
tidak mempan. Hingga, sang ayah mengajaknya mengunjungi sebuah makam syekh.
Ziarah kubur. Di makam tersebut, selain mengingat mati, sang ayah berdoa kepada
Allah Ta?ala agar anaknya diberi hidayah.
Jika memang tidak kunjung bertaubat, sang ayah
lebih memilih agar anaknya itu diwafatkan. Sebab sia-sia belaka kehidupannya
jika hanya membawa keburukan bagi diri, keluarga, masyarakat, dan umat Islam.
Agak lama setelah itu, Bakri bermimpi.
Didatangi sesosok kakek yang membawa batu besar dan siap dilemparkan. ?Hai
cucuku,? tutur si kakek, ?jika engkau tidak menghentikan kebiasaan burukmu, aku
akan melemparkan batu besar ini ke kepalamu.?
Dasar nakal, Bakri menjawab perintah si kakek,
?Memangnya, apa hubungan kakek denganku? Hendak berhenti atau melanjutkan
kebiasaan buruk, itu kan urusan pribadiku!?
Seketika itu juga, si kakek melempar batu besar
ke kepala Bakri hingga pecah berkeping-keping. ?Ya Allah,? ujar Bakri yang
terbangun sembari terus beristighfar, ?apa yang sebenarnya terjadi? Ya Allah,
ampunilah dosaku.?
Sejak saat itu, Bakri pun menghentikan
kebiasaan buruknya. Ia juga mulai belajar menimba ilmu ke berbagai pesantren
ternama di negeri ini. Di antara gurunya adalah Kiyai Saleh Darat Semarang,
Kiyai Hasyim Asyhari Jombang, Kiyai Muhammad Khalil Bangkalan, dan lain
sebagainya.
Si Bakri yang tak lain adalah Syekh Ihsan
Muhammad Dahlan al-Jampesi ini merupakan salah satu ulama kebanggaan nusantara
yang karyanya mengguncang dunia. Beliau banyak menulis kitab berbahasa Arab
dengan tingkat ketebalan ribuan halaman.
Satu karya monumentalnya berjudul�Siraj ath-Thalibin�di bidang tasawuf.
Bukan hanya digandrungi oleh ulama-ulama Timur Tengah, kitab ini juga dilirik
dan dirujuk oleh cendekiawan-cendekiawan di Amerika Serikat, Kanada, dan
Australia. Kitab ini juga dijadikan salah satu kajian oleh mahasiswa yang
menempuh pendidikan pascasarjana di Universitas al-Azhar Kairo Mesir
Wallahu alam.
Mungkin itu cerita yang dapat kami bagi, semoga
hikmah yang terkanung
didalamnya dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Wassalamualaikum wr wb
Sumber : kisahikmah.com

No comments:
Post a Comment