Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Apa kabar sahabat ski yang
dimuliakan oleh Allah. Kali ini SKI akan berbagi tentang solusi dari 4 masalah
yang sering dihadapi oleh manusia. Sebagai makhluk ciptaan Allah maka tak heran
kalau manusia itu tempat salah dan lupa. Jadi wajar aja jika manusia mempunyai
banyak kesalahan.
Tetapi walau kesalahannya banyak
nih, kita tidak boleh tuh hanya pasrah dan berserah diri kepada Allah SWT. Kita
juga harus berusaha untuk memperbaiki kesalahan itu agar tidak terulang lagi di
lain hari, iya nggak? Nggak Cuma mengikhlaskan segala sesuatu yang terjadi pada Allah. Berarti nggak semangat yang menjalani hidup.
Nah ngomongin tentang beberapa masalah yang
sering dihadapi manusia nih. Kita juga nggak boleh hanya menyalahkan orangnya.
Tetapi juga faktor pendukungnya. Misalkan seperti syetan yang selalu menggoda
setiap hari, belum lagi nafsu yang selalu mendukung rencana jahat syetan. Kan
manusia juga berat tuh melawan mereka berdua sendirian.
Tetapi memang itu sudah kehendak Allah bahwa manusia diharuskan untuk melawan nafsu dan syetan dalam keadaan
apapun. Kita harus berjihad melawan nafsu dan syetan. Jadi nggak perlu
repot-repot pergi ke palestina untuk berjihad di jalan Allah.
Nah ini ada sedikit masalah dan apa
yang menyebabkan masalah itu datang. Disimak ya sobat. Semoga menjadi pengingat
bagi kita semua.
1. Jika kamu diuji dengan syahwat dan hawa nafsu, periksalah sholat anda.
Jika kamu diuji digoda oleh hawa
nafsu maka perlu di ingat-ingat lagi nih dengan sholat kamu. Udah lengkap belum
sholatnya sehari. Kalau belum lengkap, sudah pasti ini penyebab kamu mudah
digoda dan di uji oleh hawa nafsu kamu.
"Maka
datang sesudah mereka suatu keturunan yang mereka telah melalaikan sholat dan
memperturutkan syahwat hawa nafsunya" (QS. Maryam: 59)
Dalam Alquran juga sudah dijelaskan
bahwa manusia melalaikan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. Jika sudah
terlanjur sebaiknya kamu perlu memperbaiki sholat kamu. Supaya tidak mudah
digoda oleh nafsu lagi.
2. Jika kamu merasa keras hati, berperangai akhlak buruk, sengsara dan tidak ada
kemudahan, Periksalah hubunganmu dengan ibumu dan baktimu kepadanya.
Wah ini jadi pelajaran
nih bagi kita semua, coba di ingat-ingat lagi. Sudah berapa hari kamu tidak
membuat hati ibu kamu senang? Sudah berapa lama kamu ngobrol bareng-bareng sama
ibu? Dan sudah berapa lama kamu melakukan kesalahan terhadap ibumu. Hayo
dihitung sobat. Pasti udah ngebayangin sambil bingung yang hitung saking
banyaknya? Haha.
"Dan
(Dia jadikan aku) berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang
yang sombong lagi celaka" (QS. Maryam: 32)
Tuh di Alquran aja juga sudah dijelaskan. Kalau
kamu merasa banyak salah terhadap ibumu. Cepat-cepat deh kamu minta maaf. Agar
kamu diberi diberi kemudahan dan hati yang tenang oleh Allah. Oh iya ini tidak
hanya berlaku untuk ibu lho ya. Ini juga berlaku juga bagi bapak kamu.
3. Jika kamu merasa depresi, tertekan dan kesempitan dalam hidup, Periksalah
interaksimu dengan Al-Qur'an.
Nah ini menjadi
pelajaran utama bagi kita. Kalau kamu merasa diberi kesulitan hidup ayo coba di
lihat seberapa banyak kamu membaca dan mengamalkan ayat ayat allah. Kalau
kurang ya alhamdulillah, nanti diperbaiki lagi. Tapi kalau tidak pernah, wah
jadi masalah serius nih.
"Dan
barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur'an- berdzikir), maka
sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit" (QS. Thaha: 124)
Nah gimana tuh sobat.
Sudah baca kan peringatan dari Allah tadi, tahu nggak maksud dari ayat itu? haha
nggak tau ya, berarti sama, Ski juga nggak tau. Mwehehe. Jadi jika kamu kurang
berinteraksi dengan alquran, ayo kita sama-sama menumbuhkan semangat kita untuk
membaca dan mengamalkan alquran.
4. Jika kamu merasa kurang tegar dan teguh di atas kebenaran dan gangguan kegelisahan, periksalah
bagaimana pelaksanaanmu terhadap nasehat dan mauizhah yang engkau dengar.
Lanjut ke masalah yang
terakhir. Kamu pasti pernah diberi nasihat oleh seseorang, baik dari guru,
orang tua atau pun dari teman kamu. Nah kalau pernah apa tanggapan kamu
terhadap nasihat itu walaupun nasihat itu bertentangan dengan pendapat kamu.
Apakah kamu mau melaksanakan nasihat itu atau mau berpaling darinya. Kalau
berpaling ini pasti menjadi penyebab
kamu selalu merasa gelisah.
"Sesungguhnya
kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal
yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih meneguhkan (iman mereka)?
(QS. Annisa: 66)
Didalam alquran pun juga
sudah dijelaskan bahwa mengikuti nasihat akan lebih baik, bahkan dapat
meneguhkan iman kita. Tuh hebat kan. selain itu kita sebagai manusia kan juga
diperintahkan untuk menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Iya nggak?
Nah mungkin itu saja
yang dapat SKI bagikan. Semoga dapat mengingatkan kita terhadap masalah dan
kesalahan kita selama ini, dapat bermanfaat untuk kita semua. Tetap semangat.
Fastabiqul khoirot. Wassalamualaikum wr wb

Sumbernya dari mana tuh? Ati-ati plagiasi. Sama penulisan Allah diperhatikan. Kapital,dsb.
ReplyDelete